Beberapa pertanyaan yang sering diajukan terkait publikasi antara lain: Apa pentingnya publikasi? Mengapa publikasi harus ilmiah atau internasional? Darimana kita harus mulai menulis publikasi? Seperti apa riset yang layak untuk dipublikasikan? Bagaimana bentuk tulisan yang layak publikasi? Serta jurnal ilmiah seperti apa yang baik untuk publikasi?
Menanggapi pertanyaan-pertanyaa di atas, Prof. Nasikin membagikan 'resep'nya dalam menulis publikasi. Dijelaskan oleh belau bahwasanya publikasi yang baik memiliki dua kriteria, yaitu: 1) Novelty (menyelesaikan masalah dan punya kontribusi terhadap ilmu pengetahuan) dan 2) tidak spekulatif / no speculation statement (khusus untuk penelitian S3).
Alur riset yang menghasilkan 'novelty' dijelaskan sebagai berikut :
- Masalah. Penelitian diangkat dari masalah bangsa misalnya perbaikan teknologi dan perbaikan sistem.
- Ide yang brilian (out of the box) atau bahkan 'nyeleneh'
- Rancangan/proposal riset. Riset 'perlu' dilakukan jika ada masalah yang perlu diselesaikan dan belum dikerjakan orang lain. Riset 'bisa' dilakukan dengan adanya metode yang realistis dan sumberdaya yang memenuhi.
- Riset dan hasil yang novelty, artinya mampu menyelesaikan masalah dan memberikan kontribusi terhadap ilmu pengetahuan.
- Publikasi berupa jurnal atau paten.
![]() |
| Prof. Nasikin menyampaikan materi seputar publikasi ilmiah di depan calon penerima Beasiswa LPDP |

No comments:
Post a Comment