Kuliah di luar negeri memang banyak tantangannya, apalagi
ketika seseorang membawa serta keluarganya. Inilah yang pernah dialami oleh
Della Temenggung. Menurut saya, Bu Della adalah contoh Ibu yang sukses baik di
dunia akademis maupun keluarga. Beliau adalah mantan mahasiswa di Australian
National University yang menjalani studi S3 bersama suaminya. Beliau pernah
menjabat sebagai ketua PPI di kampusnya dan saat ini tengah bekerja di World Bank.
Dalam sesi ini, Bu Della berbagi banyak hal seputar
kehidupannya ketika menjalani studi di Australia. Seperti ketika beliau
mengandung dan melahirkan anak keduanya di sana. Beliau sempat mengungkapkan
sulitnya menerima kenyataan ketika menghadapi hal ini, namun dengan motivasi
dan dukungan dari suami di sisinya, ia mampu menghadapinya.
Meskipun banyak kendala yang ia hadapi bersama keluarganya,
banyak hal-hal positif yang mereka dapatkan. Salah satu contohnya, anaknya yang
dulunya sangat pemalu kini menjadi anak yang sangat percaya diri dan pemberani
setelah banyak bergaul dan berinteraksi dengan masyarakat di Australia.
Berikut adalah 10 tips kuliah di luar negeri yang beliau bagikan
kepada para peserta program kepemimpinan LPDP :
- Jangan nervous berlebihan, be confident!
- Belajarlah untuk terbuka, be open minded! Tempat baru adalah tempat untuk mempelajari hal-hal baru.
- Harus siap melepaskan kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik, misalnya sering datang terlambat.
- Buat kutipan yang jelas ketika menulis, agar tidak dianggap sebagai plagiat.
- Harus bisa "fokus" dan "memperhatikan" apa yang menjadi fokus kita. Banyak kasus mahasiswa yang gagal studi karena kurang fokus, misalnya terlalu sering jalan-jalan.
- Yang perlu dikelola bukanlah WAKTU, tapi PIKIRAN dan PERHATIAN kita.
- Sediakan waktu untuk mengamati dan memahami hal-hal di lingkungan baru kita.
- Bangun hubungan yang dekat dengan supervisor, karena supervisor merupakan orang "terdekat" dengan kita di kampus.
- Sampaikan hal-hal yang tidak mau kita lakukan. Harus dikomunikasikan. Jangan sampai merasa "tidak enak" kemudian "terpaksa" melakukan hal-hal yang tidak ingin Anda lakukan.
- Pilih universitas terbaik untuk bidang studi kita, pilih lingkungan terbaik bagi kita untuk mengenal hal-hal baru.
 |
| Ibu Della Temenggung berbagi pengalamannya kuliah di luar negeri |
Terakhir Bu Della menyampaikan bahwa pada budaya apa pun, selalu ada kebaikan di sana. Dengan niat yang baik, kita pasti bisa beradaptasi dengan baik di tempat baru.
Dengan menyebut nama Allah Yang Mahapemurah lagi Mahapengampun.
ReplyDeleteAssalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh.
Luar biasa. Di antara sepuluh tips yang diberikan oleh Ibu Della, yang paling menarik adalah yang terakhir. Niat.
Setuju sekali. Kalau memang ada niat yang baik, pasti ada kemauan untuk melakukan segala sesuatu yang baik, salah satunya kemauan untuk beradaptasi demi terciptanya hubungan yang harmonis antara pendatang dan masyarakat lokal. Dan juga demi turut menjaga dan menghormati nilai-nilai lokal yang ada. Namun, jangan sampai kebudayaan asli yang melekat pada diri kita sendiri tergerus karena adaptasi yang kelewat toleran.
Salut, kontennya sangat mencerahkan sekali.
Salam hormat dan semoga berhasil.
Waalaikumsalam.
ReplyDeleteTerima kasih, memang benar dimana pun kita berada jangan sampai melupakan identitas kita sbg orang Indonesia, dan jangan sampai gegar budaya di negeri orang. Mudah-mudahan menginspirasi! :)
Terima kasih sharingnya, sangat bermanfaat. Sukses selalu.
ReplyDelete